Rabu, 14 Januari 2015

STUDY BANDING UNIVERSITAS PGRI (18 Oktober 2014)



Sabtu (18/10/2014),


Sabtu pagi, Himpunan Mahasiswa Biologi UNDIP kedatangan tamu dari HIMABIO Universitas PGRI Semarang. Mereka berkunjung ke Universitas Diponegoro untuk melaksanakan Study Banding, sekaligus menjalin tali silaturahmi antar Himpunan Mahasiswa Biologi.


Acara ini berlangsung dari pukul 07.30- 13.00, di ruang Multimedia Fakultas Sains dan Matematika. Acara berlangsung semiformal, tidak terlalu formal dan tidak terlalu santai. Walaupun belum pernah saling bertemu, tetapi keakrabanantar himpunan sangat terlihat. Dimulai dengan sambutan masing- masing Ketua himpunan dan pemaparan program kerja HMBsecara umum. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan program kerja dari masing-masing departemen dan sharing antar departemen. Di himabio Universita PGRI terdapat5 bidang kerja, yaitu bidang Advokasi, bidang Olah Raga dan Seni, bidangEksternal, bidang Penalaran dan Keilmuan, dan Bidang Masyarakat. Hampir sama dengan HMB Undip yang juga terdapat 5 departemen, yaitu depatemen PSDM, departemen Humas, Ekonomi, P&O, dan departemen Kesma.


Acara selanjutnya, dan merupakan acara yang tidak kalah menarik untuk para pecinta riset yaitu diskusi ilmiah mengenai Bioetanol, dengan pembicara dari keduauniversitas tersebut. Dari HMB Undip mendatangkan narasumber yang sudahberpengalaman dalam hal Bioetanol, yaitu Muhammad Luqman Hakim, salah satu mahasiswa Biologi angkatan 2011. Himabio Universitas PGRI menghadirkan pembicara yang tidakkalah juga, yaitu Umi Farida.


Sekilas tentang bioetanol. Bioetanol adalah sebuah bahan bakar alternatif yang diolah dari tumbuhan,dimana memiliki keunggulanmampu menurunkan emisi CO2 hingga 18 %. Di Indonesia, minyak bioethanol sangat potensial untuk diolah dan dikembangkan karena bahan bakunya merupakan jenis tanaman yangbanyak tumbuh di negara ini dan sangat dikenal masyarakat. Tumbuhan yang potensial untuk menghasilkan bioetanol seperti:limbah tebu,nira, sorgum, ubi kayu, garut, ubi jalar, sagu, jagung, jerami, bonggol jagung,dan kayu. Namun, sampai saat ini bioetanol belumterlalu dilirik oleh pemerintah Indonesia, padahal jika dikembangkan, bahan bakar bioetanol mampu memberikan solusi dalam mengatasi kelangkaan bahan bakarminyak saat ini dan mendatang. Nah, kita sebagai orang Biologi yangmengerti akan hal riset dan teknologi, harapannya kita bisa menciptakan ide-ide yang bisa mengatasi masalah- masalah sosial saat ini.


Setelah membahas bioetanol, dilanjutkan dengan jalan-jalan ke laboratorium biologi Undip dan ishoma. Sebelum acara penutupan, terdapatbeberapa games dan hiburan yang mampu menambah keakraban antar himpunan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mampumenambah relasi antar himpunan, terutama untuk HMB sendiri.




Jargon duluu yaa

HMB 2014…Kita LIARR!!!

BIOLOGI… JAYA!!!!



Artikel Oleh: Humas HMB2014

0 komentar:

Posting Komentar